Kamis, 16 Agustus 2007

Hari Sepi (15 August 2007)

07:25:34

Jika saat ini masih ada orang yang tidak berguna dalam hidupnya, mungkin aku salah satu dari kawanan mereka. Yah… gak tau kenapa, selama hampir dua tahun ini aku jadi seseorang yang tak pernah aku kenal sebelumnya, si manusia pemurung yang malas menatap matahari pagi yang sebenarnya cukup indah.

Jika dapat aku ibaratkan, sekarang aku adalah seekor ulat yang gagal bermetamorfosa menjadi kupu-kupu. aku adalah ulat yang terjebak didalam kepompongnya sendiri tanpa tahu bagaimana caranya keluar dari kepompong agar dapat terbang keangkasa.

Aku mungkin sudah hancur saat ini, jadi jangan kaget jika aku punya beberapa kebiasaan baru agar aku tetapa waras. Kamu tau apa kebiasaan atau hobi baruku..?? hobi baruku yang sekarang adalah tidur yang banyak sampai kepala ini pusing. Sekarang aku suka sekali tidur, karena menurutku tidur adalah senjata ampuh bagiku saat ini untuk membunuh hari-hari yang membosankan yang berjalan penuh bualan dan omong kosong. Dengan tidur setidaknya aku dapat membunuh waktu beberapa jam, menit atau detik bahkan kalau bisa aku ingin tidur berhari-hari agar otakku dapat kujaga agar tetap waras dan tidak dengan seenaknya mengembara kesana-kemari.

15:46:48

Aku masih disini… berbekal rokok sebatang hasil dari mengumpulkan uang recehan yang berserak dibawah tempat tidurku. Disini sekarang sepi, anak-anak kontrakan yang lain ada di studio musik. Temanku yang masih setia disini hanyalah monitor komputer, winamp dan rokok sebatang.

Kamu tahu, disaat-saat sepi seperti ini dimana aku sedang terpental ke dunia yang sunyi dan aku hidup sendirian didalamnya aku sangat-sangat merindukan keberadaanmu disini, setidaknya untuk menemani aku agar tidak sendiri. Terus terang aku sangat takut sendiri. Bukan karena takut disini tiba-tiba ada setan yang datang dengan muka seram menghampiriku seperti dalam film-film horor, bukan pula takut tiba-tiba ada rampok atau maling datang kekamar untuk membunuhku dan menguras barang yang ada sebab itu adalah hal yang mustahil sebab disini nyaris tidak ada barang yang dapat laku dijual kecuali komputer yang sedang aku pakai ini. Aku hanya takut sendiri itu saja, dan aku kira tidak semua hal perlu ada alasannya khan…?

Yah…manusia selalu saja melakukan kesalahan dan menyesalinya setelah semua itu terjadi. Aku baru sadar itu semua setelah kamu pergi begitu saja. Saat ini, aku sadar ternyata aku tidaklah cukup kuat untuk berjalan sendiri dalam hidup. Aku terlalu letih untuk berdiri sendiri, aku butuh sebuah tangan hangat memegang erat jemariku menarikku untuk terus berjalan, aku butuh tangan yang siap sedia memegang pundakku, memijitnya perlahan ketika aku lelah menapaki hidup, aku butuh tangan untuk membelai rambutku ketika aku hendak beranjak tidur.


15 August 2007

Tidak ada komentar: